jpnn.com

Kamis, 10 Agustus 2017 | 14:48:18

Sekilas Tentang 99 Asmaul Husna

Sekilas Tentang 99 Asmaul Husna

Yang populer, ada 99 nama yang indah yang mengacu pada hadits. Kumpulan Doa Islam Dalam Al Qur'an, kita akan menemukan 127 nama Tuhan. Sementara itu, menurut Imam al-Qurtuby jika kita membuka Alquran dan hadis studi menemukan lebih dari 200 nama-nama Allah. Menurut deskripsi master, Abu Bakar Ibn al-'Araby lebih 1000 Nama Tuhan. Dari sekian banyak nama dalam nama yang indah, tegangan maksimum adalah kasih karunia-Nya bahwa makhluk-Nya juga meraih meniru kasih karunia Allah dan rahmat Allah dan menyebar ke seluruh alam.

 

Dalam Islam, Asmaa'ul Atribut (Arab: Asma 'Allah al-Husna) adalah nama-nama Allah yang indah dan baik. Asma berarti dan nama atribut berarti baik atau indah, Nama begitu indah dan Atribut adalah nama-nama Allah yang baik dan indah.

 

Sejak pertama para ulama memiliki banyak membahas dan menafsirkan nama-nama ini karena nama-nama Allah adalah satu-satunya yang harus kita kebenaran ibadahi. Meskipun perbedaan pendapat muncul tentang arti, makna dan interpretasi, tapi tentu saja adalah bahwa kita tidak harus menggunakan atau hubungi penyembah berhala atas nama Allah Ta'ala. Selain perbedaan dalam interpretasi dan menafsirkan nama ada juga perbedaan jumlah nama, ada panggilan 99, 100, 200, bahkan 1.000 dan hingga 4.000 nama, namun menurut mereka, yang terpenting adalah sifat Essence Allah ini harus dipahami oleh orang-orang yang beriman dan Nabi Muhammad.

 

nama yang indah dan atribut secara harfiah adalah nama-nama, judul, judul dan Tuhan yang baik besar sesuai dengan sifat-Nya. nama besar dan mulia dari Tuhan adalah unit yang tertanam di kemegahan dan kebesaran Tuhan.

 

Sarjana mengklaim bahwa kebenaran adalah koherensi dengan kebenaran lainnya. Dengan cara ini, umat Islam tidak akan mudah untuk menulis "Allah adalah ...", karena tidak ada satu hal pun yang dapat dibandingkan dengan Allah, tetapi harus dapat mengerti dengan hatinya, dan penjelasan Al-Qur'an tentang Allah. Pembahasan berikut hanya disesuaikan pendekatan konsep pengertian kita sangat terbatas itu. Semua kata-kata yang ditujukan kepada Allah harus dipahami hanya keberbedaannya menggunakan kata-kata. Tuhan tidak dapat digambarkan atau dimiripkan dengan semua, sebagaimana dinyatakan dalam Al-Ikhlas.

 

“          "Katakanlah: "Dia-lah Allah, Yang Maha Esa. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tiada beranak dan tiada pula diperanakkan, dan tidak ada seorang pun yang setara dengan Dia". (Al-Ikhlas 112:1-4)            ”

 

Para sarjana menunjukkan bahwa Allah adalah nama siapa yang harus diangkat. Semua nilai-nilai kebenaran mutlak hanya (dan bergantung) di atasnya. Dengan demikian, Allah yang Maha Tinggi yang memiliki. Tapi Allah memiliki lebih dekat. Allah memiliki Tuhan Yang Maha Esa dan Maha Penyayang dan Maha Penyayang. Sifat dijelaskan dengan istilah Tuhan Asmaaul Husna, nama yaitu, sebutan atau nilai yang baik.

 

Ulasan:

https://goo.gl/RZ8zDk

 

Terimakasih.


Pendaftaran Blog



Login Blog